A. Ekonomi API (Aplikasi
Penghubung Pemrograman)
API (Application Programming Interface) adalah
sekumpulan perintah, fungsi, dan protokol yang dapat digunakan oleh programmer
saat membangun perangkat lunak untuk sistem operasi tertentu. API memungkinkan
programmer untuk menggunakan fungsi standar untuk berinteraksi dengan sistem
operasi lain.
API adalah sebuah bahasa dan format pesan yang
digunakan oleh program aplikasi untuk berkomunikasi dengan system operasi atau
program pengendalian lainnnya seperti system manajemen database (DBMS) atau
komunikasi protocol.
Keuntungan memprogram dengan menggunakan API adalah:–
Portabilitas. Programmer yang menggunakan API dapat menjalankan programnya
dalam sistem operasi mana saja asalkan sudah ter- install API tersebut.
Sedangkan system call berbeda antar sistem operasi, dengan catatan dalam
implementasinya mungkin saja berbeda.- Lebih Mudah Dimengerti. API menggunakan
bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti daripada bahasa system call.
Hal ini sangat penting dalam hal editing dan pengembangan.
Didalam Ekonomi API kita juga mengenal System Call
Interface. System call interface ini berfungsi sebagai penghubung antara API
dan system call yang dimengerti oleh sistem operasi. System call interface ini
akan menerjemahkan perintah dalam API dan kemudian akan memanggil system calls
yang diperlukan.
B. Pemasaran Dimensi
Pemasaran adalah salah satu fungsi organisasi dan
seperangkat proses untuk menciptakan,mengkomunikasikan dan menyerahkan nilai
kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang
menguntungkan organisasi dan para pemlik sahamnya.
Konsep inti pemasaran :
kebutuhan
pasar sasaran
tawaran
nilai dan kepuasan
saluran pemasaran
rantai pasokan
persaingan
lingkungan pemasaran
perencanaan pemasaran
Dimensi pemasaran holistik :
pemasaran relasi
pemasaran terpadu
pemsaran internal
pemasaran yang bertanggung jawab social
C. Robot Manusia
Robot adalah sebuah sistem mekanik yang mempunyai
fungsi gerak analog untuk fungsi gerak organisme hidup, atau kombinasi dari
banyak fungsi gerak dengan fungsi intelligent, oleh official Japanese
Klasifikasi ROBOT
Robot diklasifikasikan kedalam 4 bagian :
1. Non Mobile
Robot
Robot ini tidak dapat berpindah posisi dari satu
tempat ke tempat lainnya, sehingga robot tersebut hanya dapat menggerakkan
beberapa bagian dari tubuhnya dengan fungsi tertentu yang telah dirancang.
contoh : robot manipulator berlengan
2. Mobile Robot
Mobile dapat diartikan bergerak, sehingga robot
ini dapat memindahkan dirinya dari satu tempat ke tempat lain. dari segi
manfaat, robot ini diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi
dalam transportasi, platform bergerak untuk robot industri, eksplorasi tanpa
awak dan masih banyak lagi.
contoh : Robot Line Follower
3. Gabungan Mobile Robot dan Non Mobile Robot
Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dapat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dapat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
4. Robot Humanoid
Robot ini dirancang dengan menirukan anatomi dan perilaku manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan dirobot ini.
contoh: robot ASIMO buatan jepang
Robot ini dirancang dengan menirukan anatomi dan perilaku manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan dirobot ini.
contoh: robot ASIMO buatan jepang
D. Pekerja Teknologi Informasi Bagi Masa Depan
IT Consultant atau
konsultan TI merupakan peluang kerja teknik informatika selanjutnya yang
memiliki prospek baik di masa depan. Seseorang yang mendalami seluk beluk dunia
Teknologi Informasi akan memahami berbagai teori dan bahasa pemrogaman. Ia juga
akan memiliki kemampuan mumpuni untuk membuat berbagai program komputer yang
sangat canggih. Oleh karena itu, sarjana teknik informatika dapat menggeluti
profesi konsultan TI. Profesi yang satu ini dapat membuat lulusan TI dapat
mengaplikasikan ilmunya secara nyata untuk kemajuan organisasi. Ia dapat
merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi penerapan teknologi
informasi di dalam suatu organisasi.
Salah satu lowongan kerja TI yang banyak ditawarkan
adalah sebagai web administrator atau web engineer. Perkembangan
teknologi informasi membuat berkembang juga website di dunia maya. Website ini
menjadi suatu media untuk penyampaian informasi melalui internet. Untuk dapat
membuat website, seseorang harus mendalami berbagai rincian teori pemrograman,
yang tentu saja dikuasai oleh sarjana teknik informatika. Profesi web
administrator atau web engineer bertugas untuk merancang website dengan basis
fitur, domain, dan berbagai layanan di dalamnya. Selain itu, profesi yang
menjadi peluang kerja teknik informatika prospektif ini bertugas
untuk mengembangkan dan memelihara website di suatu organisasi.
Pengerttian dan Tujuan Bisnis
Pengertian Bisnis menurut Musselman adalah
keseluruhan dari aktivitas yang diorganisir oleh orang yang tidak berurusan di
dalam bidang industri dan perniagaan yang menyediakan barang dan jasa agar
terpenuhinya suatu kebutuhan dalam perbaikan kualitas hidup.
Tujuan bisnis suatu perusahaan dapat kita lihat dari
berbagai macam kepentingan, baik owner, pesaing, supplier, karyawan, konsumen, masyarakat
umum, maupun pemerintah.
Pada umumnya tujuan bisnis didirikan tidak hanya
profit oriented semata, namun secara keseluruhan tujuan bisnis didirikan
meliputi :
(1) Profit,
(2) Pengadaan barang atau jasa,
(3) Kesejahteraan bagi pemilik faktor produksi dan
masyarakat,
(4) Full employment,
(5) Eksistensi perusahaan dalam jangka panjang
(waktu yang lama),
(6) Kemajuan dan pertumbuhan,
(7) Prestise dan prestasi.
Teknologi Informasi dan Dunia Bisnis
Peran Teknologi Info dalam dunia bisnis digunakan
untuk perdagangan secara elektronik atau di kenal sebagai E-Commerce (e-dagang)
atau perdagangan elektronik. E-Commerce yaitu perdagangan memakai jaringan
komunikasi internet. E-commerce adalah bagian dari e-business, dimana cakupan
e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan namun meliputi juga
pengkolaborasian partner bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dan
sebagainya.
Prosedur Pendirian Bisnis
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi perusahaan skala besar hal ini menjadi prinsip
yang tidak boleh dihilangkan demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang
bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang
dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap
hinga izin perluasan. Untk beerapa jenis perusahaan misalnya, sole distributor
dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter
of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin
perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk
mendistribusikan barang yang diproduksi.
Berikut ini adalah dokumen yang diperlukan, sebagai
berikut :
• Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
• Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
• Bukti diri.
Selain itu terdapat beberapa Izin perusahaan lainnya
yang harus dipenuhi :
• Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), diperoleh
melalui Dep. Perdagangan.
• Surat Izin Usaha Industri (SIUI), diperoleh
melalui Dep. Perindustrian.
• Izin Domisili.
• Izin Gangguan.
• Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
• Izin dari Departemen Teknis.
2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha mesti ber badan hukum. Akan
tetapi setiap usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang
menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin
atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
Izin yang mengikat suatu bentuk usaha tertentu di Indonesia memang terdapat
lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab
Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing (
UU PMA ).
3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis
berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang
tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang
membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb.
4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan
izin dari departemen lain yang terkait
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan
jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan
usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan
bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan
mengeluarkan izin pendirian industri pembuatan obat berupa SIUP. Maka sebgai
kelanjutannya, kegiatan ini harus mendapatkan sertifikasi juga dari BP POM,
Izin Gangguan atau HO dari Dinas Perizinan.
Kontrak Kerja
Kontrak kerja adalah suatu perjanjian antara pekerja
dan pengusaha secara lisan dan/atau tulisan, baik untuk waktu tertentu maupun
untuk waktu tidak tertentu yang memuat syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban.
Setiap perusahaan wajib memberikan kontrak kerja di hari pertama anda bekerja.
Dalam Kontrak kerja biasanya terpapar dengan jelas pekerja memiliki hak
mendapat kebijakan perusahaan yang sesuai dengan Undang- undang ketenagakerjaan
yang berlaku di Indonesia. Di dalamnya juga memuat mengenai prosedur kerja dan
kode disiplin yang ditetapkan perusahaan.
Dari bunyi pasal 1601a KUH Perdata dapat dikatakan
bahwa yang dinamakan KONTRAK KERJA harus memenuhi persyaratan-persyaratan
sebagai berikut :
Adanya pekerja dan pemberi kerja
Antara pekerja dan pemberi kerja memiliki kedudukan
yang tidak sama. Ada pihak yang kedudukannya diatas (pemberi kerja) dan ada
pihak yang kedudukannya dibawah (pekerja). Karena pemberi kerja mempunyai
kewenangan untuk memerintah pekerja, maka kontrak kerja diperlukan untuk
menjabarkan syarat , hak dan kewajiban pekerja dan si pemberi kerja.
Pelaksanaan Kerja
Pekerja melakukan pekerjaan sesuai dengan apa yang
ditetapkan di perjanjian kerja.
Waktu Tertentu
Pelaksanaan kerja dilakukan dalam kurun waktu tertentu
yang telah ditetapkan oleh pemberi kerja.
Adanya Upah yang diterima
Upah adalah suatu penerimaan sebagai imbalan dari
pengusaha kepada buruh untuk sesuatu pekerjaan atau jasa yang telah atau akan
dilakukan, dinyatakan atau dinilai dalam bentuk uang yang ditetapkan menurut
suatu persetujuan atau peraturan perundang-undangan, dan dibayarkan atas dasar
suatu perjanjian kerja antara pengusaha dengan buruh, termasuk tunjangan baik
untuk buruh sendiri maupun keluarganya (Pasal 1 huruf a Peraturan Pemerintah No.
8 Tahun 1981 tentang Perlindungan Upah).
Syarat sahnya kontrak kerja
Pasal 1338 ayat (1) menyatakan bahwa perjanjian yang
mengikat hanyalah perjanjian yang sah. Supaya sah pembuatan perjanjian harus
mempedomani Pasal 1320 KHU Perdata. Pasal 1320 KHU Perdata menentukan syarat
sahnya kontrak kerja yaitu adanya :
Kesepakatan
Yang dimaksud dengan kesepakatan di sini adalah
adanya rasa ikhlas atau sukarela di antara pihak-pihak yang membuat perjanjian
tersebut. Kesepakatan tidak ada apabila kontrak dibuat atas dasar paksaan,
penipuan, atau kekhilafan.
Kewenangan
Pihak-pihak yang membuat kontrak kerja haruslah
orang-orang yang oleh hukum dinyatakan sebagai subyek hukum. Pada dasarnya
semua orang menurut hukum mempunyai kewenangan untuk membuat kontrak. Yang
tidak adalah anak-anak, orang dewasa yang ditempatkan di bawah pengawasan (curatele),
dan orang sakit jiwa. Anak-anak adalah mereka yang belum dewasa yang menurut
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan belum berumur 18 (delapan
belas) tahun. Meskipun belum berumur 18 (delapan belas) tahun, apabila
seseorang telah atau pernah kawin dianggap sudah dewasa, berarti cakap untuk
membuat perjanjian.
Objek yang diatur harus jelas
Hal ini penting untuk memberikan jaminan atau
kepastian kepada pihak-pihak dan mencegah timbulnya kontrak fiktif.
Kontrak kerja harus sesuai dengan Undang - Undang.
Maksudnya isi kontrak tidak boleh bertentangan
dengan perundang-undangan. Dan tidak boleh bersifat memaksa, ketertiban umum,
dan atau kesusilaan.
Prosedur Pengadaan
Prosedur pengadaan terdiri dari prosedur pengadaan
tenaga kerja dan prosedur pengadaan barang dan jasa.
A. Prosedur Pengadaan Tenaga Kerja
Perencanaan Tenaga Kerja.
Perencanaan tenaga kerja adalah penentuan kuantitas
dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan
kuantitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu time motion study dan peramalan
tenaga kerja. Sedangkan penentuan kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis.
Job Analysis terbagi menjadi dua, yaitu Job Description dan Job Specification /
Job Requirement. Tujuan Job Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri
yaitu untuk reorganisasi, penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
Penarikan Tenaga Kerja
Penarikan tenaga kerja diperoleh dari dua sumber,
yaitu sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal yaitu menarik
tenaga kerja baru dari rekomendasi karyawan lama dan nepotisme, berdasarkan
sistem kekeluargaan, misalnya mempekerjakan anak, adik, dan sebagainya.
Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber internal yaitu lowongan cepat
terisi, tenaga kerja cepat menyesuaikan diri, dan semangat kerja meningkat.
Namun kekurangannya adalah menghambat masuknya gagasan baru, terjadi konflik
bila salah penempatan jabatan, karakter lama terbawa terus, dan promosi yang
salah mempengaruhi efisiensi dan efektifitas. Tujuan menarik tenaga kerja dari
sumber internal adalah untuk meningkatkan semangat, menjaga kesetiaan, memberi
motivasi, dan memberi penghargaan atas prestasi. Sumber eksternal yaitu menarik
tenaga kerja baru dari lembaga tenaga kerja, lembaga pendidikan, ataupun dari
advertising, yaitu media cetak dan internet. Keuntungan menarik tenaga kerja
dari sumber eksternal adalah dapat meminimaslisasi kesalahan penempatan
jabatan, lebih berkualitas dan memperoleh ide baru/segar. Namun kekurangannya
adalah membutuhkan proses yang lama, biaya yang cukup besar, dan rasa tidak
senang dari pegawai lama. Tujuan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal
adalah untuk memperoleh gagasan/ide baru dan mencegah persaingan yang negatif.
Seleksi Tenaga Kerja
Ada lima tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja,
yaitu seleksi administrasi, tes kemampuan dan psikologi, wawancara, tes
kesehatan dan referensi (pengecekan). Terdapat dua pendekatan untuk menyeleksi
tenaga kerja, yaitu Succecive Selection Process dan Compensatory Selection
Process. Succecive Selection Process adalah seleksi yang dilaksanakan secara
bertahap atau sistem gugur. Compensatory Selection Process adalah seleksi
dengan memberikan kesempatan yang sama pada semua calon untuk mengikuti seluruh
tahapan seleksi yang telah ditentukan.
Penempatan Tenaga Kerja
Penempatan tenaga kerja adalah proses penentuan
jabatan seseorang yang disesuaikan antara kualifikasi yang bersangkutan dengan
job specification-nya. Indikator kesalahan penempatan tenaga kerja yaitu tenaga
kerja yang tidak produktif, terjadi konflik, biaya yang tinggi dan tingkat
kecelakaan kerja tinggi.
Yang dimaksud dengan aplikasi bisnis dalam tulisan
ini adaalah aplikasi (sofware) komputer yang bisa dipakai untuk membantu dalam
menjalankan usaha. Berkaitan dengan hal tersebut, beberapa pertanyaan di bawah
ini mungkin pernah terdengar atau terlintas di benak para pelaku usaha :
• Siapa bilang penggunaan aplikasi di komputer hanya
untuk usaha besar ?
• Siapa bilang setiap usaha harus menggunakan aplikasi komputer ?
• Apa ada aplikasi komputer selain membantu bikin surat (MS Word), bikin faktur, bikin anggaran (MS Excel), bikin presentasi penawaran (MS Power point) yang bisa digunakan untuk membantu mengelola usaha ?
• Dll
• Siapa bilang setiap usaha harus menggunakan aplikasi komputer ?
• Apa ada aplikasi komputer selain membantu bikin surat (MS Word), bikin faktur, bikin anggaran (MS Excel), bikin presentasi penawaran (MS Power point) yang bisa digunakan untuk membantu mengelola usaha ?
• Dll
Pada dasarnya teknologi informasi (aplikasi bisnis
salah satunya) dapat dan memang sebaiknya dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk
membuat usahanya semakin efisien, dan mendorong usaha tersebut memiliki daya
saing yang lebik dibanding usaha lainnya. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan
pelaku usaha diantaranya adalah :
• Pemasaran bisa lebih luas dan murah (internet marketing)
• Perubahan desain bisa disimulasikan/dicoba coba dulu tanpa takut rusak, kehabisan bahan, dll (Fotoshop, paint, dll)
• Prmosi bisa lebih menarik
• Pengelolaan keuangan lebih cepat dan mengurangi risiko penyelewengan (aplikasi akuntansi)
• Berbagai Informasi pelanggan bisa disimpan
• Pelayanan bisa lebih cepat, contoh dengan barcode, kasir tidak perlu lagi mengetik kode barang
• Prediksi penjualan bisa dilakukan
• Dan masih banyak lagi
• Pemasaran bisa lebih luas dan murah (internet marketing)
• Perubahan desain bisa disimulasikan/dicoba coba dulu tanpa takut rusak, kehabisan bahan, dll (Fotoshop, paint, dll)
• Prmosi bisa lebih menarik
• Pengelolaan keuangan lebih cepat dan mengurangi risiko penyelewengan (aplikasi akuntansi)
• Berbagai Informasi pelanggan bisa disimpan
• Pelayanan bisa lebih cepat, contoh dengan barcode, kasir tidak perlu lagi mengetik kode barang
• Prediksi penjualan bisa dilakukan
• Dan masih banyak lagi
Namun demikian, memang tidak semua usaha harus
menggunakan bantuan teknologi informasi tersebut, paling tidak jika :
• Skala usaha masih terlalu kecil (meskipun banyak juga usaha kecil menjadi cepat besar karena memanfaatkan teknologi ini)
• Biaya yang diperlukan lebih besar dari keutungan yang bisa diperoleh
• Tidak ada SDM/karyawan yang bisa mengurus atau menanganinya
• Karakteristik produk yang tidak mungkin dipasarkan secara umum
• Skala usaha masih terlalu kecil (meskipun banyak juga usaha kecil menjadi cepat besar karena memanfaatkan teknologi ini)
• Biaya yang diperlukan lebih besar dari keutungan yang bisa diperoleh
• Tidak ada SDM/karyawan yang bisa mengurus atau menanganinya
• Karakteristik produk yang tidak mungkin dipasarkan secara umum
Lepas dari hal tersebut di atas, ada beberapa
aplikasi yang bisa digunakan oleh pelaku usaha untuk mempermudah megelola
usahanya. Disamping tidak perlu membeli (karena ada versi yang gratis),
aplikasi tersebut juga relatif mudah digunakan. Beberapa aplikasi tersebut
diantaranya adalah :
1. QSB
Aplikasi ini bermanfaat untuk membantu pelaku usaha dalam hal :
• Meramalkan nilai penjualan di masa yang akan datang dengan berbagai metode dan pendekatan
• Menentukan jumlah produksi yang paling ‘pas’ dan perubahan yang diijinkan
• Pembagian tugas karyawan yang paling efisien
• Menentukan lokasi usaha yang paling optimal
• Menentukan alokasi pengiriman barang
• Menyelesaiakan masalah antrian yang terjadi
• Dan masih banyak lagi
Aplikasi ini bermanfaat untuk membantu pelaku usaha dalam hal :
• Meramalkan nilai penjualan di masa yang akan datang dengan berbagai metode dan pendekatan
• Menentukan jumlah produksi yang paling ‘pas’ dan perubahan yang diijinkan
• Pembagian tugas karyawan yang paling efisien
• Menentukan lokasi usaha yang paling optimal
• Menentukan alokasi pengiriman barang
• Menyelesaiakan masalah antrian yang terjadi
• Dan masih banyak lagi
2. QM for Windows
Aplikasi ini manfaatnya sama dengan aplikasi QSB di atas, namun versi gratisnyasudah tersedia di internet, hanya saja tidak semua fasilitas bisa digunakan.
Aplikasi ini manfaatnya sama dengan aplikasi QSB di atas, namun versi gratisnyasudah tersedia di internet, hanya saja tidak semua fasilitas bisa digunakan.
3. Invest
Aplikasi ini bermanfaat untuk pelaku usaha yang memiliki dana mengganggur dan ingin diinvestasikan ke surat berharga (Investasi ini tidak monopoli pengusaha dengan dana besar, UMKM pun bisa). Denga aplikasi ini, pelaku usaha akan dibantu menempatkan dana menganggurnya dengan pertimbangan-pertimbangan yang lebih bisa dipertanggung jawabkan.
Aplikasi ini bermanfaat untuk pelaku usaha yang memiliki dana mengganggur dan ingin diinvestasikan ke surat berharga (Investasi ini tidak monopoli pengusaha dengan dana besar, UMKM pun bisa). Denga aplikasi ini, pelaku usaha akan dibantu menempatkan dana menganggurnya dengan pertimbangan-pertimbangan yang lebih bisa dipertanggung jawabkan.
Proses dan strategi pengembangan bisnis TI
Penyelarasan IT
dengan strategi bisnis merupakan kegiatan yang telah lama menjadi perhatian,
tetapi sulit untuk dilakukan karena pada dasarnya strategi bisnis itu sendiri
selalu berubah – ubah. IT diperlukan untuk meningkatkan competitive advantage
bagi perusahaan.
Strategi bisnis
adalah melakukan aktifitas yang berbeda untuk memberikan posisi strategis yang
lebih baik dari para pesain. Diperlukan perencanaan peran IT agar dapat menjadi
enabler bagi strategi bisnis. Peran IT dapat dibagai menjadi tiga yaitu sebagai
sumber daya operasional, sumber daya strategis, dan senjata strategis. Peran IT
yang berbeda dalam perusahaan cendrung memberikan tingkat keselarasan yang
berbeda. Peran IT sebagai sumber daya strategis akan lebih selaras dengan
strategi bisnis yang dijalankan.
Dalam menyelaraskan
IT dan strategi bisnis perlu diperhatikan arah yang ingin dicapai dengan jelas,
komitmen, komunikasi, dan integrasi dari fungsi – fungsi yang ada dalam
organisasi. Enterprise Architecture diperlukan sebagai cetak biru
perencanaan infrastruktur sistem IT agar dapat selaras dengan strategi bisnis
yang dijalankan. Proses penyelarasan ini perlu dilakukan secara berkala untuk
memastikan bahwa penggunaan IT selalu sesuai dengan strategi yang dijalankan
karena strategi sendiri selalu berubah – ubah dan tidak bersifat statis.
Aturan E-Business pada bisnis
E-business merupakan suatu alat/media/ sumber daya
yang digunakan untuk menjalankan proses bisnis. E-Business biasanya berkaitan
dengan teknologi informasi dan komunikasi, computer ( data yang telah
terkomputerisasi) dan internet. Agar dalam menjalankan E-Business dapat
berjalan dengan baik terdapat aturan yang harus kita ketahui dan jalankan.
Aturan E-Business pada Bisnis :
1. Komunikasi
Yang dimaksud dengan komunikasi adalah adanya
fasilitas atau media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi,
layanan, transaksi elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan
perpindahan barang dari penjual ke pembeli. Media komunikasi yang memadai yang
bisa mempertemukan pelaku e-Business menjadi syarat utama terselenggaranya.
2. Komersial
(Perdagangan)
Sisi komersial yang disyaratkan pada e-Business
adalah adanya sistem untuk melakukan transaksi online mulai dari promosi
barang, pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman barang. Pembeli barang
memesan barang tidak memerlukan melihat barang secara langsung tetapi melalui
gambar atau spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk
pemesanan, sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk
mengetahui stock barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk
pembayaran, sistem shopping online harus terhubung dengan otoritas pembayaran
misalnya bank atau penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh
pembeli berasal dari alat pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup.
3. Proses Bisnis
Setiap pelaku e-Business yang ingin melalukan
transaksi elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e-Business
harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi
informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang
menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan
dengan perdagangan yang dilakukan secara tradisional.
4. Layanan
Bagi setiap institusi yang menjadi pelaku
e-Business, penggunaan teknologi informasi dan internet seharusnya menjadikan
layanan ke customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih terjangkau.
Misalnya, dimensi barang yang ditawarkan beserta spesifikasinya bisa diperiksa lebih
seksama sebelum dibeli (diakses melalui website), tidak diperlukan toko secara
fisik, dan bisa diakses dari mana saja dengan menggunakan internet. Bahkan
dengan sistem informasi, customer bisat dilayani secara khusus dan personal
karena data-data aktifitas customer direkam dan bisa dilakukan analisis untuk
meningkatkan pelayanan.
5. Learning
Untuk meningkatkan awareness baik diantara pengguna
maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar semakin banyak
anggota masyarakat yang menyadari manfaat dan kelebihan dari transaksi online.
Perbedaan dengan transaksi tradisional adalah pembeli dan penjual tidak perlu
belajar sebelum melakukan transaksi sedangkan transaksi online karena pengguna
maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin computer maka
diperlukan proses edukasi agar mereka bisa menggunakan fasilitas atau media
transaksi dengan lancar.
6. Kolaborasi
Satu siklus transaksi online antara penjual dan
pembeli melibatkan stakeholder lain yang harus berkolaborasi untuk
menyelesaikan transaksi tersebut. Pada saat pembayaran maka akan terjadi
kolaborasi antara penyedia shopping online dengan bank atau penyedia kartu
kredit untuk menyelesaikan proses pembayaran. Setelah dibayar maka terjadi
kolaborasi antara penyedia shopping online dengan gudang, dan jasa pengiriman
barang untuk mengantarkan barang sampai ke pembeli. Pihak lain yang juga
terlibat adalah pihak asuransi untuk melakukan penjaminan transaksi maupun atas
barang yang dikirim. Kolaborasi yang terjadi dalam e-Business.
7. Komunitas
Dalam dunia maya (world wide web) komunitas
merupakan salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam
e-Business, komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan
memperbaiki diri secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna
dalam hal produk, layanan, maupun mekanisme transaksi.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar